Pengertian Mad Tabi I

Pengertian Mad Tabi I

Pengertian Mad Tabi I: Panduan Lengkap Bagi Pembelajar Tajwid

Sarungan.net – Mad tabi’i adalah salah satu jenis bacaan panjang atau mad yang terdapat dalam Al-Qur’an. Mad tabi’i terjadi secara alami karena adanya huruf mad yang bertemu dengan huruf hijaiyyah tertentu. Nah, mad tabi’i yang pertama dikenal dengan istilah "mad tabi’i I". Ayo kita bahas lebih dalam tentang pengertian mad tabi’i I ini!

Definisi Mad Tabi’i I

Mad tabi’i I adalah bacaan panjang yang terjadi ketika huruf alif (ا), ya’ (ي), atau wau (و) sukun yang berbaris fathah tanwin bertemu dengan huruf alif (ا) atau ha (ه) pada kata berikutnya. Bacaan mad tabi’i I dibaca panjang selama 2 harakat atau sekitar 2 detik.

Contoh Mad Tabi’i I

Beberapa contoh mad tabi’i I dalam Al-Qur’an antara lain:

  • سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ (QS. Al-Mu’minun: 115)
  • مِنْ عِنْدِ اللهِ عَزِيزٌ حَكِيمٌ (QS. Al-Imran: 64)
  • سَلَامٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ (QS. Ar-Ra’d: 24)

Ciri-Ciri Mad Tabi’i I

Untuk mengenali mad tabi’i I dengan mudah, perhatikan ciri-cirinya berikut ini:

Baca Juga :  Pengertian Fefo: Panduan Lengkap untuk Pengelolaan Stok yang Efisien

Huruf Muncul

Mad tabi’i I muncul ketika huruf alif (ا), ya’ (ي), atau wau (و) sukun yang berbaris fathah tanwin bertemu dengan huruf alif (ا) atau ha (ه) pada kata berikutnya.

Harakat Mad

Huruf mad dalam mad tabi’i I dibaca panjang selama 2 harakat atau sekitar 2 detik.

Akibat Mad Tabi’i I

Mad tabi’i I memiliki dampak pada tajwid bacaan Al-Qur’an, yaitu:

Menghaluskan Bacaan

Mad tabi’i I membuat bacaan menjadi lebih halus dan merdu.

Mengubah Makna Kata

Pada beberapa kasus, mad tabi’i I dapat mengubah makna kata. Misalnya, kata "Malik" (malik) yang berarti raja dibaca dengan mad tabi’i I menjadi "Maliik" (malik) yang berarti pemilik.

Tabel Mad Tabi’i I

Untuk memudahkan pemahaman, berikut adalah tabel yang merangkum penjelasan tentang mad tabi’i I:

Karakteristik Deskripsi
Huruf Mad Alif (ا), ya’ (ي), atau wau (و) sukun yang berbaris fathah tanwin
Huruf Pemicu Alif (ا) atau ha (ه)
Harakat Mad 2 harakat
Contoh سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ (QS. Al-Mu’minun: 115)

Tips Membaca Mad Tabi’i I

Untuk membaca mad tabi’i I dengan benar, perhatikan tips berikut:

  1. Kenali huruf-huruf yang terlibat dalam mad tabi’i I.
  2. Baca huruf mad dengan panjang 2 harakat.
  3. Gabungkan bacaan mad dengan huruf pemicu dengan halus.
  4. Latih membaca mad tabi’i I secara teratur.

Kesimpulan

Mad tabi’i I adalah salah satu jenis bacaan panjang dalam tajwid yang memiliki ciri, dampak, dan aturan bacaan tertentu. Memahami mad tabi’i I sangat penting bagi pembelajar tajwid untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an. Jangan lupa untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang jenis-jenis mad lainnya di artikel kami yang lain!

FAQ tentang Mad Tabi’ I

Apa itu Mad Tabi’ I?

Mad Tabi’ I adalah bacaan mad yang disebabkan oleh adanya hamzah mati’ di awal kata.

Baca Juga :  Pengertian Karet

Bagaimana cara membacanya?

Mad Tabi’ I dibaca dengan dua ketukan, pertama membaca hamzah mati’, lalu membaca huruf berikutnya dengan panjang satu alif.

Contoh kata yang mengandung Mad Tabi’ I?

  • أَنَا (ana)
  • إِلَّا (illa)

Apa hukum bacaan Mad Tabi’ I?

Hukum bacaannya adalah wajib, tidak boleh dibaca pendek.

Apa saja contoh lainnya dari Mad Tabi’ I?

  • إِخْوَةٌ (ikhwatun)
  • أَحْمَدُ (Ahmad)

Bagaimana membedakan Mad Tabi’ I dengan Mad Badal?

Mad Tabi’ I terjadi pada hamzah mati’ di awal kata, sedangkan Mad Badal terjadi pada hamzah wasal di tengah kata.

Apa saja perbedaan antara Mad Tabi’ I dan Mad Shilah?

Mad Tabi’ I terjadi pada hamzah mati’ di awal kata dengan jumlah dua ketukan, sedangkan Mad Shilah terjadi pada adanya huruf wawu atau ya’ di akhir kata dengan jumlah enam ketukan.

Bagaimana cara menghafal Mad Tabi’ I?

Perbanyak membaca dan melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung Mad Tabi’ I.

Apa saja manfaat mempelajari Mad Tabi’ I?

Membantu membaca dan memahami Al-Qur’an dengan benar.

Siapa saja yang wajib mempelajari Mad Tabi’ I?

Setiap muslim yang ingin membaca dan memahami Al-Qur’an dengan baik.

You May Also Like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *