Pengertian Hukum Mendel

Pengertian Hukum Mendel

Pengertian Hukum Mendel

Sarungan.net – Halo, Sobat Sarungan! Hari ini, kita akan jalan-jalan ke dunia biologi dan berkenalan dengan sosok ilmuwan legendaris, Gregor Mendel. Yup, beliau adalah bapak genetika yang terkenal dengan Hukum Mendel-nya.

Hukum Mendel adalah serangkaian prinsip yang menjelaskan bagaimana sifat-sifat diturunkan dari orang tua ke anak. Hukum ini sangat penting dalam genetika dan telah membantu kita memahami bagaimana variasi dan heritabilitas sifat pada makhluk hidup.

Hukum Mendel I: Hukum Segregasi

Hukum Mendel I, juga dikenal sebagai Hukum Segregasi, menyatakan bahwa setiap individu membawa dua alel untuk setiap sifat. Alel adalah variasi bentuk gen yang menentukan karakteristik tertentu. Selama pembentukan gamet (sel kelamin), alel ini terpisah secara acak ke dalam gamet yang berbeda.

Dengan kata lain, masing-masing gamet hanya membawa satu alel untuk setiap sifat. Ketika dua gamet bergabung selama pembuahan, mereka membawa kembali dua alel untuk setiap sifat, sehingga sifat tersebut dapat diekspresikan pada keturunannya.

Contoh Hukum Segregasi

Misalkan kita memiliki sifat warna bunga yang dikendalikan oleh gen dengan dua alel: merah (M) dan putih (m). Individu yang heterozigot (Mm) akan memiliki bunga merah karena alel M dominan terhadap alel m. Ketika individu heterozigot ini membentuk gamet, mereka akan menghasilkan gamet M dan m dalam jumlah yang sama.

Baca Juga :  Pengertian Kustodian Kekayaan Negara: Menjaga Harta Berharga Bangsa

Jika individu heterozigot disilangkan dengan individu homozigot resesif (mm), setengah dari keturunannya akan heterozigot (Mm) dan akan menunjukkan sifat dominan (bunga merah), sedangkan setengah lainnya akan homozigot resesif (mm) dan akan menunjukkan sifat resesif (bunga putih).

Hukum Mendel II: Hukum Pewarisan Independen

Hukum Mendel II, yang dikenal sebagai Hukum Pewarisan Independen, menyatakan bahwa alel dari gen yang berbeda diwarisi secara independen satu sama lain. Artinya, pewarisan satu sifat tidak mempengaruhi pewarisan sifat lainnya.

Contoh Hukum Pewarisan Independen

Misalkan kita memiliki dua gen berbeda yang mengontrol warna bunga (merah/putih) dan tinggi tanaman (tinggi/pendek). Individu heterozigot untuk kedua gen (MmTt) akan menghasilkan gamet yang membawa kombinasi alel yang berbeda.

Saat individu heterozigot ini disilangkan dengan individu homozigot resesif untuk kedua gen (mmtt), keturunan yang dihasilkan akan memiliki variasi sifat yang berbeda. Mereka dapat mewarisi alel M untuk warna bunga dan alel t untuk tinggi tanaman, sehingga menghasilkan bunga merah yang pendek. Atau, mereka dapat mewarisi alel m untuk warna bunga dan alel T untuk tinggi tanaman, menghasilkan bunga putih yang tinggi.

Hukum Mendel III: Dominasi dan Resesif

Hukum Mendel III membahas konsep dominasi dan resesif. Alel dominan adalah alel yang diekspresikan dalam fenotipe (karakteristik yang diamati) individu heterozigot. Sementara itu, alel resesif hanya diekspresikan dalam fenotipe individu homozigot resesif.

Contoh Dominasi dan Resesif

Kembali ke contoh sebelumnya, alel M untuk warna bunga merah adalah dominan terhadap alel m untuk warna bunga putih. Ini berarti bahwa individu heterozigot (Mm) akan memiliki bunga merah karena alel M mengekspresikan sifatnya.

Alel t untuk tinggi tanaman pendek adalah resesif terhadap alel T untuk tinggi tanaman tinggi. Ini berarti bahwa individu heterozigot (Tt) akan memiliki tanaman tinggi karena alel T mengekspresikan sifatnya.

Baca Juga :  Pengertian Suhu Udara: Panduan Lengkap untuk Memmahami Suhu Atmosfer

Tabel Gambaran Umum Hukum Mendel

Hukum Deskripsi
Segregasi Alel untuk suatu sifat terpisah secara acak selama pembentukan gamet
Pewarisan Independen Alel dari gen yang berbeda diwarisi secara independen satu sama lain
Dominasi dan Resesif Alel dominan mengekspresikan sifatnya dalam individu heterozigot, sedangkan alel resesif hanya diekspresikan dalam individu homozigot resesif

Kesimpulan

Hukum Mendel memberikan dasar pemahaman kita tentang bagaimana sifat-sifat diturunkan dari orang tua ke anak. Hukum-hukum ini sangat penting dalam genetika dan telah membantu kita mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang variasi dan heritabilitas sifat pada makhluk hidup.

Jika kamu ingin mendalami lebih lanjut tentang genetika, jangan lupa untuk menjelajahi artikel-artikel menarik lainnya di Sarungan.net. Terima kasih sudah membaca!

FAQ tentang Pengertian Hukum Mendel

Apa itu Hukum Mendel?

Hukum Mendel adalah prinsip hereditas yang menjelaskan bagaimana sifat genetik diturunkan dari orang tua ke anaknya.

Siapa penemu Hukum Mendel?

Gregor Mendel, seorang biarawan Augustinian dari Austria.

Apa prinsip Hukum Mendel Pertama?

Prinsip Segregasi: Setiap individu membawa dua alel untuk setiap sifat, dan alel-alel ini terpisah selama pembentukan gamet (sel seks).

Apa prinsip Hukum Mendel Kedua?

Prinsip Pelepasan Independen: Alel dari gen yang berbeda diwariskan secara independen satu sama lain.

Apa itu alel?

Alel adalah bentuk alternatif dari suatu gen yang menempati lokus yang sama pada kromosom homolog.

Apa itu genotipe?

Genotipe adalah susunan genetik lengkap suatu individu.

Apa itu fenotipe?

Fenotipe adalah sifat yang dapat diamati atau dapat diukur dari suatu individu.

Apa itu hukum dominasi?

Hukum dominasi menyatakan bahwa ketika dua alel yang berbeda hadir pada genotipe, hanya alel dominan yang akan diekspresikan dalam fenotipe.

Baca Juga :  Pengertian Golf: Panduan Lengkap untuk Permainan Olahraga yang Menyenangkan

Apa itu hukum resesif?

Hukum resesif menyatakan bahwa ketika dua alel yang berbeda hadir pada genotipe, hanya alel resesif yang akan diekspresikan dalam fenotipe jika alel dominannya tidak ada.

Bagaimana cara menghitung probabilitas sifat yang diwariskan?

Menggunakan konsep probabilitas, kita dapat menghitung probabilitas suatu sifat yang diwariskan dengan mempertimbangkan genotipe orang tua dan kemungkinan kombinasi alel pada keturunannya.

You May Also Like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *