Pengertian Gerak Tigmotropisme

Pengertian Gerak Tigmotropisme

Pengertian Gerak Tigmotropisme: Respon Tanaman Terhadap Sentuhan

Sarungan.net – Dalam dunia tumbuhan, terdapat berbagai macam gerakan yang dilakukan sebagai respons terhadap rangsangan dari lingkungan. Salah satu jenis gerakan yang unik adalah tigmotropisme, yaitu gerakan yang dilakukan tanaman sebagai respons terhadap sentuhan atau kontak fisik. Pada artikel ini, kita akan membahas pengertian gerak tigmotropisme, jenis-jenisnya, serta mekanisme yang mendasarinya.

Jenis-Jenis Gerak Tigmotropisme

Berdasarkan arah gerakannya, gerak tigmotropisme dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

Tigmotropisme Positif

Tigmotropisme positif terjadi ketika tanaman tumbuh menuju sumber sentuhan. Misalnya, sulur tanaman yang melilit tiang atau pohon.

Tigmotropisme Negatif

Tigmotropisme negatif terjadi ketika tanaman tumbuh menjauh dari sumber sentuhan. Contohnya, akar tanaman yang menghindari rintangan seperti batu atau dinding.

Mekanisme Gerak Tigmotropisme

Gerak tigmotropisme dimungkinkan oleh adanya reseptor sentuhan pada sel tumbuhan. Reseptor ini disebut statolit dan terletak di bagian apikal (ujung) sel. Ketika statolit menerima rangsangan dari sentuhan, mereka akan melepaskan hormon auksin. Hormon auksin ini akan menyebabkan pertumbuhan sel pada sisi sel yang berlawanan dengan sumber sentuhan, sehingga memicu terjadinya gerakan tigmotropisme.

Baca Juga :  Pengertian Prokrastinasi: Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Faktor yang Mempengaruhi Gerak Tigmotropisme

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi gerakan tigmotropisme pada tumbuhan, antara lain:

  • Jenis tanaman: Beberapa jenis tanaman lebih sensitif terhadap sentuhan daripada yang lain.
  • Intensitas sentuhan: Semakin kuat intensitas sentuhan, semakin cepat respons tigmotropisme.
  • Durasi sentuhan: Durasi sentuhan juga berperan dalam menentukan kecepatan respons tigmotropisme.
  • Arah sentuhan: Arah sentuhan dapat mempengaruhi arah gerakan tigmotropisme.

Tabel Jenis Gerak Tigmotropisme

Jenis Gerak Arah Gerakan Contoh
Tigmotropisme Positif Menuju sumber sentuhan Sulur tanaman melilit
Tigmotropisme Negatif Menjauh dari sumber sentuhan Akar tanaman menghindari rintangan

Kesimpulan

Gerak tigmotropisme merupakan gerakan yang dilakukan tanaman sebagai respons terhadap sentuhan atau kontak fisik. Gerakan ini dapat diklasifikasikan menjadi tigmotropisme positif dan negatif. Mekanisme gerakan tigmotropisme melibatkan reseptor sentuhan dan hormon auksin. Berbagai faktor dapat mempengaruhi kecepatan dan arah gerakan tigmotropisme, termasuk jenis tanaman, intensitas sentuhan, durasi sentuhan, dan arah sentuhan. Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang dunia tumbuhan, jangan lewatkan artikel-artikel menarik lainnya yang tersedia di Sarungan.net –.

FAQ tentang Gerak Tigmotropisme

Apa yang dimaksud dengan gerak tigmotropisme?

Gerak tigmotropisme adalah gerak tumbuhan yang mendekati atau menjauhi rangsangan sentuhan atau tekanan.

Bagaimana cara tumbuhan melakukan gerak tigmotropisme?

Tumbuhan memiliki reseptor khusus pada permukaannya yang dapat mendeteksi rangsangan sentuhan. Ketika rangsangan terdeteksi, tumbuhan akan merespon dengan membelokkan bagian tubuhnya yang tertekan menuju atau menjauh dari sumber rangsangan.

Apa contoh gerak tigmotropisme?

Contoh gerak tigmotropisme antara lain:

  • Pergerakan sulur tanaman yang membelit pada penyangga
  • Pergerakan akar tanaman yang tumbuh ke arah sumber air

Apa faktor yang mempengaruhi gerak tigmotropisme?

Faktor-faktor yang mempengaruhi gerak tigmotropisme antara lain:

  • Intensitas rangsangan sentuhan
  • Jenis tanaman
  • Umur dan ukuran tanaman
Baca Juga :  Pengertian Direct Selling: Definisi, Manfaat, dan Peluang Bisnis

Apa tujuan gerak tigmotropisme bagi tumbuhan?

Tujuan gerak tigmotropisme bagi tumbuhan adalah untuk:

  • Mencari penyangga untuk mendukung pertumbuhannya
  • Mencari sumber air dan nutrisi
  • Melindungi diri dari kerusakan mekanis

Apakah semua tumbuhan menunjukkan gerak tigmotropisme?

Tidak, tidak semua tumbuhan menunjukkan gerak tigmotropisme. Hanya beberapa jenis tumbuhan, seperti sulur tanaman dan akar, yang memiliki kemampuan ini.

Apa perbedaan antara gerak tigmotropisme positif dan negatif?

Gerak tigmotropisme positif adalah gerak tumbuhan yang mendekati sumber rangsangan sentuhan, sedangkan gerak tigmotropisme negatif adalah gerak tumbuhan yang menjauhi sumber rangsangan sentuhan.

Apa peran hormon auksin dalam gerak tigmotropisme?

Hormon auksin berperan penting dalam mengatur gerak tigmotropisme. Auksin terakumulasi pada sisi tumbuhan yang tidak tertekan, yang menyebabkan pertumbuhan sel pada sisi tersebut dan mengakibatkan tumbuhan membelok ke arah rangsangan sentuhan.

Bagaimana gerak tigmotropisme dimanfaatkan dalam pertanian?

Gerak tigmotropisme dimanfaatkan dalam pertanian untuk:

  • Membuat tanaman merambat pada penyangga
  • Memperbaiki aerasi tanah dengan pertumbuhan akar yang menyebar

Apakah gerak tigmotropisme termasuk gerak tropisme?

Ya, gerak tigmotropisme termasuk gerak tropisme karena merupakan gerak tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan eksternal tertentu.

You May Also Like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *