Pengertian Gerak Fototropisme: Respons Tumbuhan terhadap Cahaya

Pengertian Gerak Fototropisme: Respons Tumbuhan terhadap Cahaya

Sarungan.net – Halo, Sobat Sarungan! Pernahkah kamu memperhatikan tanaman yang tampak condong ke arah sumber cahaya? Itulah salah satu contoh gerak fototropisme pada tumbuhan. Fototropisme merupakan respons pertumbuhan tumbuhan terhadap rangsangan cahaya.

Gerak fototropisme sangat penting bagi kelangsungan hidup tumbuhan karena memungkinkan mereka untuk:

  • Mengoptimalkan penyerapan cahaya matahari untuk fotosintesis
  • Mengarahkan pertumbuhan menuju area yang lebih terang
  • Menghindari bayangan akibat tumbuhan lain

Jenis-Jenis Gerak Fototropisme

Fototropisme Positif

Pada fototropisme positif, bagian tumbuhan tumbuh menuju sumber cahaya. Contohnya, batang tumbuhan yang tumbuh ke atas mencari cahaya matahari.

Fototropisme Negatif

Sebaliknya, pada fototropisme negatif, bagian tumbuhan tumbuh menjauhi sumber cahaya. Contohnya, akar tumbuhan yang tumbuh ke bawah menghindari cahaya terang.

Faktor yang Mempengaruhi Fototropisme

Intensitas Cahaya

Intensitas cahaya mempengaruhi arah gerak fototropisme. Biasanya, tumbuhan akan tumbuh menuju sumber cahaya yang lebih intens.

Panjang Gelombang Cahaya

Panjang gelombang cahaya juga memegang peran. Umumnya, tumbuhan lebih responsif terhadap cahaya biru dan merah dibandingkan dengan warna lain.

Baca Juga :  Pengertian Smart: Panduan Lengkap untuk Memahami Istilah Canggih Ini

Struktur yang Terlibat dalam Fototropisme

Fitokrom

Fitokrom adalah pigmen berwarna yang mengatur respons fototropisme pada tumbuhan. Fitokrom tipe Pr sensitif terhadap cahaya merah, sedangkan tipe Pfr sensitif terhadap cahaya merah jauh.

Auksin

Auksin adalah hormon tumbuhan yang berperan dalam pemanjangan sel. Pada fototropisme positif, auksin terdistribusi lebih banyak pada sisi tumbuhan yang gelap, sehingga menyebabkan sel pada sisi tersebut memanjang lebih cepat dan membengkokkan tumbuhan ke arah cahaya.

Mekanisme Fototropisme

Mekanisme fototropisme melibatkan beberapa langkah:

  1. Cahaya diserap oleh fitokrom.
  2. Penyerapan cahaya menyebabkan perubahan bentuk fitokrom.
  3. Perubahan bentuk fitokrom memicu produksi hormon auksin.
  4. Distribusi auksin yang tidak merata menyebabkan pemanjangan sel yang tidak merata.
  5. Pemanjangan sel yang lebih cepat pada sisi tumbuhan yang gelap menyebabkan pembengkokan.

Tabel Jenis-Jenis Fototropisme

Jenis Fototropisme Arah Pertumbuhan Contoh
Fototropisme Positif Menuju sumber cahaya Batang tumbuhan
Fototropisme Negatif Menjauhi sumber cahaya Akar tumbuhan
Fototropisme Transversal Tegak lurus sumber cahaya Daun tumbuhan

Kesimpulan

Gerak fototropisme merupakan respons penting tumbuhan terhadap cahaya yang memengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya. Memahami fototropisme dapat membantu kita mengoptimalkan pertumbuhan tanaman di taman, hutan, dan lingkungan pertanian.

Sobat Sarungan, jangan lupa untuk mengecek artikel-artikel menarik lainnya di Sarungan.net ya!

FAQ tentang Gerak Fototropisme

Apa itu gerak fototropisme?

Gerak fototropisme adalah gerak tumbuhan menuju atau menjauhi arah datangnya cahaya.

Mengapa tumbuhan melakukan gerak fototropisme?

Untuk memperoleh cahaya yang cukup untuk fotosintesis.

Bagaimana cara tumbuhan melakukan gerak fototropisme?

Dengan memanfaatkan hormon auksin yang terdistribusi tidak merata pada sisi terang dan gelap tumbuhan.

Ke arah mana tumbuhan melakukan gerak fototropisme positif?

Menuju arah datangnya cahaya.

Ke arah mana tumbuhan melakukan gerak fototropisme negatif?

Menjauhi arah datangnya cahaya.

Baca Juga :  Pengertian Dari Ekologi: Memahami Interaksi Makhluk Hidup dan Lingkungannya

Jenis tumbuhan apa saja yang menunjukkan gerak fototropisme positif?

Batang dan daun pada umumnya.

Jenis tumbuhan apa saja yang menunjukkan gerak fototropisme negatif?

Akar.

Apa fungsi gerak fototropisme bagi tumbuhan?

Membantu tumbuhan memperoleh cahaya yang cukup untuk fotosintesis dan mendukung pertumbuhan ke arah yang benar.

Apa faktor yang memengaruhi gerak fototropisme?

Intensitas cahaya, panjang gelombang cahaya, dan konsentrasi auksin.

Contoh gerak fototropisme dalam kehidupan sehari-hari?

Pertumbuhan tanaman ke arah jendela atau lampu sebagai sumber cahaya.

You May Also Like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *